"Cerita yang sangat singkat, semula semua terlihat biasa saja! waktu berjalan seakan tak pernah berhenti, cepat, konsisten dan tak pernah ada yang dapat menghalangi lajunya atau pun menghentikannya. Hening!" Smartphone-ku berdering! dengan cepatku ambil dari saku celanaku, ternyata pesan singkat (BBM) dari seorang gadis yang tak jauh rumah nya dengan rumahku. Ada apa, dalam hatiku bertanya? ternyata dia hanya mengomentari sebuah foto yang ku pasang di profil bbm ku, Aku pun segera membalasnya, ternyata tidak berhenti sampai disitu, semua berlanjut dan sampai pada akhirnya aku merasa menemukan sesuatu yang selama ini hilang! Entah, itu apa ? tak terasa sudah 1 minggu aku chatting dengannya, aku tak ingin semua berakhir sampai disini! dan sepertinya aku telah jatuh hati atau mungkin hanya rasa ketertarikan saja atau bahkan mungkin saja aku hanya merasa nyaman dengannya karna sudah telalu lama sendiri. Entah, apa yang ada dalam pikiranku saat itu, aku mencoba memberanikan diri untuk menggodanya dengan beberapa rayuan yang ku dapat dari internet, ku mulai semuanya dengan gurauan kecil, hingga akhirnya menjadi terlihat sedikit lebih serius. Aku coba terus mendesaknya, karna aku tak ingin menyia-nyikan kesempatan yang ada, dan sampai akhirnya aku mencoba menentukan waktu kapan kita resmi berpacaran tanpa bertanya keputusannya. Cukup lama ku menunggu balasan pesan darinya! ku tunggu beberapa saat, hingga aku berpikir aku telah melakukan hal bodoh yang membuat dia tak ingin lagi membalas pesanku! berkali-kali ku lihat Smartphone-ku, ternyata dia masih belum membalasnya, aku semakin kalut dan ingin segera mengirimkan pesan lagi untuknya! tapi ku coba untuk sedikit bersabar dan berpikir mungkin dia sedang sibuk atau sedang melakukan sesuatu. Pucuk dicinta ulam pun tiba, akhirnya dia membalas pesanku, tidak menunggu lama dengan cepatku baca pesan baru darinya, ingin segera melompat bahkan teriak sekuat-kuatnya tak pernah terpikirkan sebelumnya ternyata dia merespon baik godaanku. Dengan cepat ku atur strategi baru untuk menggodanya lebih jauh lagi, tak ingin sedikitpun ku sia-siakan waktu untuk mendapatkan hatinya.
"Semakin hari semakin terasa lebih baik bahkan lebih baik lagi, aku pun tak lagi takut untuk menggodanya, ku mulai semuanya dari hal kecil," seperti panggilan yang biasanya aku panggil namanya kini berubah menjadi ay ay, mungkin awalnya terdengar lucu. Namun semakin hari dia pun terlihat semakin nyaman dengan panggilan itu. Waktu berjalan sangat lambat tak seperti biasanya, mungkin karna aku tak sabar menantikan hari, dimana hari itu adalah hari yang ku tentukan secara sepihak untuk kelanjutan hubungan ini. Singkat cerita, hari ini adalah hari terakhir dimana aku dan dia hanya menjadi teman chatting, karna esok aku dan dia lebih dari ini. Aku tak sabar menunggu hari berganti, sejenak ku pergi untuk bermain dengan teman-temanku, berharap waktu cepat berlalu. Dan akhirnya jam menunjukan pukul 11.00 malam, 1 jam yang ku tunggu terasa seperti awalku menentukan waktunya, terasa lebih lama bahkan lebih lama lagi, ku perhatikan setiap gerakkan disekitarku berharap itu dapat membunuh waktu yang berjalan tak seperti selayaknya berjalan. Berkali-kali ku lihat jam ditangan temanku, lagi-lagi aku kesal karna waktu sedang tak bersahabat, ternyata bukan hanya waktu yang membuatku gelisah saat ini, dia! iya, diapun menjadi salah satu alasanku mengapa aku tergesah-gesah menunggu waktu yang tinggal beberapa menit lagi. Aku takut semua tak sama dengan apa yang ku harapkan, sebaiknya aku menunggu waktu tanpa menerka-nerka apa yang terjadi nanti, karna itu hanya membuatku semakin tak tenang, ku serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa, sampai tiba waktunya nanti dan bagaimana pun aku harus siap dengan keputusannya. Waktu menunjukkan pukul 00:00 AM, dengan senyuman ceria dibaluti kekhawatiran aku sambut waktu itu, tidak banyak basa-basi segera ku ucapkan selamat kepadanya atas ketersediaanya menjadi pacarku! lagi-lagi aku kesal, aku harus menunggu lagi, menunggu balasan pesan yang ku kirim beberapa saat yang lalu, [triling] Smartphone-ku berdering! akhirnya dia membalas pesanku, sedikit keraguan dalam hatiku saat ingin membuka pesan darinya, bagai genderang mau perang jantungku berdetak hebat saat membaca balasan pesan darinya, diluar dugaanku! Oh my god, dia ucapkan selamat kembali? sungguh indah rencanamu Ya Allah. tak hentiku ucapkan kata syukur kepada-Nya.
"Singkat cerita, sore itu pun ku rangkai kata-kata untuk mengungkapkan isi hatiku yang kurasakan beberapa hari ini. Aku sangat berharap dia pun merasakan hal yang sama denganku, ku mulai semuanya dengan gurauan kecil